Fokus gambaran besar merupakan suatu strategi managemen untuk mencapai tujuan. Gambaran besar merupakan gambaran mengenai tujuan yang ingin dicapai. Dengan memiliki gambaran besar maka tujuan yang ingin dicapai dapat direncanakan. Hal ini dapat diumpamakan seperti membangun gedung bertingkat maka kita dapat membangun lantai demi lantai apabila memiliki gambaran besar mengenai gedung bertingkat secara menyeluruh termasuk jumlah lantainya. Gambaran besar membuat kita fokus untuk mengerjakan tahap demi tahap dari tujuan yang ingin dicapai.
Dalam fokus gambaran besar, diperlukan kesadaran akan tujuan secara menyeluruh. Kita tidak akan berangkat ke suatu tempat apabila tidak mengetahui kemana tujuan yang ingin dituju. Diperlukan pemahaman menyeluruh tentang tujuan tersebut seperti nama jalan, kelurahan, kecamatan, propinsi, dsb. Pemahaman menyeluruh tersebut dibagi menjadi bagian kecil sebagai dasar dari rencana kerja. Dengan memiliki fokus gambaran besar maka akan mudah melaksanakan rencana kerja.
Disamping kesadaran mengenai tujuan, didalam fokus gambaran besar juga diperlukan obsesi. Dengan obsesi terhadap fokus gambaran besar maka akan memberikan semangat untuk mencapai tujuan. Fokus gambaran besar adalah sesuatu yang bisa dipraktekkan sebagai suatu strategi managemen untuk mencapai tujuan. Tentunya fokus gambaran besar perlu dijabarkan secara tertulis dalam prakteknya untuk mencapai suatu sasaran managemen. Beberapa tools yang dapat digunakan dalam fokus gambaran besar diantaranya adalah kolom ganda, mind map, dan blue ocean strategy.
DS's blogs
Senin, 27 Oktober 2014
Rabu, 03 September 2014
Pertumbuhan Ekonomi menuju High Income
Untuk menjadi negara berpendapatan tinggi dari negara berpendapatan menengah diperlukan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dari negara tersebut. Tanpa pertumbuhan ekonomi yang tinggi maka suatu negara akan terjebak dalam kelompok negara berpendapatan menengah atau yang sering disebut dengan middle income trap. Middle income trap merupakan suatu kondisi dimana suatu negara tidak dapat keluar dari kelompok negara berpendapatan menengah menuju kelompok negara berpendapatan tinggi selama kurun waktu tertentu, dimana ada yang menyebutkan selama 24 tahun atau 42 tahun. Stagnasi ini disebabkan oleh tidak adanya lagi pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi baru yang dihasilkan oleh negara tersebut.
Oleh karena itu, suatu negara perlu menyiapkan diri agar terhindar dari middle income trap dengan cara pengembangan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, inovasi dan peningkatan produktivitas sebagai katalis untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Hal tersebut niscaya dilakukan oleh suatu negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga terhindar dari middle income trap. Disamping itu, diperlukan sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk mengatasi stagnasi ekonomi yang ada seperti hasil produk inovasi, produk teknologi tinggi, industri pengolahan, industri kreatif, dsb. Hal tersebut didapat dengan cara perubahan paradigma dari negara konsumen menjadi negara produsen, dari pengekspor barang mentah menjadi pengekspor produk olahan, dari busines as usual menjadi beyond expectation, dsb.
Dengan menghasilkan produk-produk bernilai tinggi yang dipakai di dalam maupun luar negeri maka pendapatan ekonomi suatu negara akan meningkat tinggi. Dengan kondisi tersebut diharapkan pada suatu titik tertentu maka ekonomi negara tersebut telah berada dalam kelompok negara berpendapatan tinggi atau yang sering disebut dengan negara maju. Hal ini ditandai dengan kesejahteraan masyarakat yang tinggi disertai kesenjangan sosial yang menyempit atau dengan kata lain disebut kemerataan ekonomi.
Oleh karena itu, suatu negara perlu menyiapkan diri agar terhindar dari middle income trap dengan cara pengembangan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, inovasi dan peningkatan produktivitas sebagai katalis untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Hal tersebut niscaya dilakukan oleh suatu negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga terhindar dari middle income trap. Disamping itu, diperlukan sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk mengatasi stagnasi ekonomi yang ada seperti hasil produk inovasi, produk teknologi tinggi, industri pengolahan, industri kreatif, dsb. Hal tersebut didapat dengan cara perubahan paradigma dari negara konsumen menjadi negara produsen, dari pengekspor barang mentah menjadi pengekspor produk olahan, dari busines as usual menjadi beyond expectation, dsb.
Dengan menghasilkan produk-produk bernilai tinggi yang dipakai di dalam maupun luar negeri maka pendapatan ekonomi suatu negara akan meningkat tinggi. Dengan kondisi tersebut diharapkan pada suatu titik tertentu maka ekonomi negara tersebut telah berada dalam kelompok negara berpendapatan tinggi atau yang sering disebut dengan negara maju. Hal ini ditandai dengan kesejahteraan masyarakat yang tinggi disertai kesenjangan sosial yang menyempit atau dengan kata lain disebut kemerataan ekonomi.
Senin, 01 September 2014
Memiliki Kebanggaan Nasional
Sebagai sebuah bangsa sepatutnya kita memiliki kebanggaan nasional yang dijadikan suatu semangat bagi kita untuk bangga memijakkan kaki di negeri sendiri. Kebanggaan yang dapat digunakan sebagai pemicu semangat oleh kita sebagai sebuah bangsa harus berasal dari negeri kita sendiri. Sesuatu yang berasal dari Indonesia yang dapat dijadikan suatu kebanggaan bagi kita bersama adalah keberagaman budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Menghargai keberagaman budaya yang kita miliki merupakan suatu kesadaran bersama untuk mengembangkan keberagaman budaya tersebut menjadi suatu kebanggaan nasional.
Kita sering tidak menyadari akan kekayaan bangsa sendiri akan keberagaman budaya yang kita miliki. Sering kali kita takjub akan budaya dari negara lain padahal kita memiliki keberagaman budaya yang dapat dijadikan sebagai kekayaan sekaligus kebanggaan bangsa. Dengan keberagaman budaya yang kita miliki dapat memicu inovasi untuk memperkaya khazanah budaya melalui seni pertunjukan, tata busana, film, tulisan, dsb. Sehingga keberagaman budaya dapat kita jadikan sebagai kebanggaan nasional yang dapat memicu semangat kita untuk berkreasi & berinovasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat kreasi & inovasi yang kita miliki akan memicu pertumbuhan ekonomi bagi negara. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan meningkatkan permintaan tenaga kerja sehingga memicu produktivitas yang akhirnya meningkatkan budaya kerja profesional & disiplin bagi masyarakat. Dengan efek positif tersebut yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, patutlah kita menjunjung tinggi keberagaman budaya yang kita miliki sebagai suatu kebanggaan nasional.
Kita sering tidak menyadari akan kekayaan bangsa sendiri akan keberagaman budaya yang kita miliki. Sering kali kita takjub akan budaya dari negara lain padahal kita memiliki keberagaman budaya yang dapat dijadikan sebagai kekayaan sekaligus kebanggaan bangsa. Dengan keberagaman budaya yang kita miliki dapat memicu inovasi untuk memperkaya khazanah budaya melalui seni pertunjukan, tata busana, film, tulisan, dsb. Sehingga keberagaman budaya dapat kita jadikan sebagai kebanggaan nasional yang dapat memicu semangat kita untuk berkreasi & berinovasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat kreasi & inovasi yang kita miliki akan memicu pertumbuhan ekonomi bagi negara. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan meningkatkan permintaan tenaga kerja sehingga memicu produktivitas yang akhirnya meningkatkan budaya kerja profesional & disiplin bagi masyarakat. Dengan efek positif tersebut yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, patutlah kita menjunjung tinggi keberagaman budaya yang kita miliki sebagai suatu kebanggaan nasional.
Minggu, 17 Agustus 2014
Menjadi Bangsa Produsen
Merubah bangsa Indonesia agar lebih maju dengan menjadi bangsa produsen dapat dimulai dari diri sendiri. Salah satunya adalah menjadi inovator yang dapat menghasilkan sesuatu yang berguna bagi kemajuan bangsa & negara. Untuk merubah bangsa dari konsumen menjadi produsen diperlukan mental berpikir (paradigma) inovatif & kerja keras. Berpikir inovatif adalah berpikir untuk selalu menciptakan sesuatu yang baru & bermanfaat. Manfaat dari berpikir inovatif juga dapat memacu kemampuan berpikir secara optimal. Sedangkan kerja keras dibutuhkan untuk mendapatkan pengalaman & pengetahuan sebagai modal untuk berpikir inovatif.
Keunggulan dari bangsa produsen adalah peningkatan ekonomi dimana sebagai bangsa produsen akan memacu untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas sehingga selain dapat digunakan dalam negeri juga diekspor ke luar negeri sebagai sumber devisa bagi negara. Dengan adanya peningkatan ekonomi maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat terutama dari pengurangan pengangguran karena penerimaan pekerja yang dibutuhkan dari berbagai sektor.
Hal ini dapat tercapai apabila mental bangsa produsen yaitu berpikir inovatif & kerja keras sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Berpikir inovatif dan kerja keras akan menjadi kebiasaan apabila didasarkan pada passion. Mencari passion yaitu didasarkan pada minat dan bakat yang dimiliki.
Keunggulan dari bangsa produsen adalah peningkatan ekonomi dimana sebagai bangsa produsen akan memacu untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas sehingga selain dapat digunakan dalam negeri juga diekspor ke luar negeri sebagai sumber devisa bagi negara. Dengan adanya peningkatan ekonomi maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat terutama dari pengurangan pengangguran karena penerimaan pekerja yang dibutuhkan dari berbagai sektor.
Hal ini dapat tercapai apabila mental bangsa produsen yaitu berpikir inovatif & kerja keras sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Berpikir inovatif dan kerja keras akan menjadi kebiasaan apabila didasarkan pada passion. Mencari passion yaitu didasarkan pada minat dan bakat yang dimiliki.
Rabu, 23 Juli 2014
Visi & Profesionalisme
Visi adalah sesuatu yang ingin dicapai yang menjelaskan "what we would
be". Tanpa memiliki visi maka merupakan salah satu faktor kita sulit
mencapai tujuan yang ingin dicapai. Sebaliknya, apabila kita memiliki visi maka
kita akan memiliki motivasi untuk mencapai tujuan. Motivasi adalah sebagai
bahan bakar yang terus menghasilkan semangat. Seringkali ketiadaan semangat
membuat kita menjadi seorang yang suka menunda pekerjaan, tidak disiplin, dan
sebagainya. Oleh karena itu, memiliki visi tidak hanya penting bagi organisasi
tetapi juga sangat penting bagi perorangan yang menjadi pelaku organisasi
tersebut.
Apabila kita merunut pada definisi dari visi tersebut diatas maka visi adalah sebagai bentuk dari kata benda. Tentunya apabila kita mencari visi seharusnya merupakan bentuk dari kata benda. Contoh dari kata benda yang bisa menjadi visi kita adalah kata "profesionalisme". Menjadi seorang profesional merupakan visi yang sangat baik bagi seseorang. Dengan memiliki visi sebagai profesional maka seseorang berkomitmen untuk memiliki sikap integritas terhadap profesi yang dimilikinya. Seseorang menjadi lebih bersemangat untuk melaksanakan setiap pekerjaan yang menjadi profesinya, disiplin, dan selalu menambah pengetahuan yang berkaitan dengan profesi yang dimilikinya.
Sikap profesionalisme merupakan satu hal yang bisa menjadi visi bagi seseorang. Memiliki dan menetapkan visi merupakan salah satu faktor untuk mencapai kesuksesan, maka diharapkan seseorang menetapkan visi dalam kehidupan. Visi yang ditetapkan dapat beragam sesuai dengan keinginan individu masing-masing, tetapi yang perlu menjadi patokan adalah berdasarkan definisi visi yaitu sesuatu (kata benda) yang ingin dicapai.
Apabila kita merunut pada definisi dari visi tersebut diatas maka visi adalah sebagai bentuk dari kata benda. Tentunya apabila kita mencari visi seharusnya merupakan bentuk dari kata benda. Contoh dari kata benda yang bisa menjadi visi kita adalah kata "profesionalisme". Menjadi seorang profesional merupakan visi yang sangat baik bagi seseorang. Dengan memiliki visi sebagai profesional maka seseorang berkomitmen untuk memiliki sikap integritas terhadap profesi yang dimilikinya. Seseorang menjadi lebih bersemangat untuk melaksanakan setiap pekerjaan yang menjadi profesinya, disiplin, dan selalu menambah pengetahuan yang berkaitan dengan profesi yang dimilikinya.
Sikap profesionalisme merupakan satu hal yang bisa menjadi visi bagi seseorang. Memiliki dan menetapkan visi merupakan salah satu faktor untuk mencapai kesuksesan, maka diharapkan seseorang menetapkan visi dalam kehidupan. Visi yang ditetapkan dapat beragam sesuai dengan keinginan individu masing-masing, tetapi yang perlu menjadi patokan adalah berdasarkan definisi visi yaitu sesuatu (kata benda) yang ingin dicapai.
Langganan:
Postingan (Atom)